Optimalisasi Pengelolaan Air untuk Mendukung Pertanian di Sumbawa
Pengelolaan air yang efektif menjadi salah satu kunci keberhasilan modernisasi pertanian. Hal ini menjadi perhatian Kepala BRMP NTB saat melakukan monitoring di Bendungan Batu Bulan dan lokasi penerapan Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Kereke, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa.
Di Bendungan Batu Bulan, monitoring dilakukan untuk melihat kondisi pengelolaan air dan memastikan dukungannya terhadap pelaksanaan musim tanam. Ketepatan waktu tanam, penguatan peran penyuluh, serta pengaturan pola dan rotasi komoditas menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi pemanfaatan air. Upaya ini perlu didukung dengan pengelolaan jaringan irigasi yang optimal agar kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Desa Kereke, tempat petani menerapkan teknologi PM-AAS. Penerapan teknologi ini mendapat respons positif karena dinilai mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan waktu pengerjaan di lahan. Selain melihat perkembangan budidaya, monitoring juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan petani mengenai pengelolaan air dan penerapan teknologi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BRMP NTB terus mendorong sinergi antara penerapan teknologi pertanian modern, pengelolaan air, dan dukungan infrastruktur irigasi. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Sumbawa.